
Minggu lalu, harga emas turun setelah lama naik. Hal ini terjadi karena Federal Reserve AS (FOMC) memberikan pernyataan pasif, yang berarti mereka tidak berencana menaikkan suku bunga secara agresif. Selain itu, dalam grafik candlestick harian, pola “Doji” muncul, yang sering menandakan puncak harga. Karena itu, penjualan emas mungkin akan berlanjut untuk sementara waktu.
Minggu lalu, beberapa bank sentral utama, termasuk Federal Reserve AS (FRB), Bank of Japan (BOJ), Bank of England (BOE), dan Swiss National Bank (SNB), mengadakan pertemuan penting. Karena tidak ada kejutan besar dalam pertemuan tersebut, volatilitas pasar menurun.
Minggu ini, harga emas mungkin akan turun lebih lanjut karena Rusia dan Ukraina sedang membahas gencatan senjata sementara. Namun, gencatan senjata ini bukanlah solusi akhir, dan risiko geopolitik masih tinggi. Karena itu, emas kemungkinan besar tetap menjadi aset safe-haven yang menarik bagi investor.
Tingkat retracement 61,8% di sekitar 2950 juga merupakan titik tertinggi pada bulan Februari, di mana emas mulai turun. Level ini diperkirakan akan menjadi support kuat. Jika harga berhenti turun di sini, ini bisa menjadi peluang bagus untuk membeli.
Perkiraan Kisaran Harga Emas Minggu Ini: 3070 – 2950
Catatan: Informasi ini tidak menjamin keuntungan. Silakan buat keputusan trading Anda sendiri.